Analisis Sintaksis
Teknik Kompilasi
Analisis Sintaksis
Pengertian Analisis Sintaksis Atau Parsing
Analisis sintak lebih sering disebut penguraian (parsing). Tujuan utama dari analisis sintak adalah memeriksa apakah urutan token-token yang dihasilkan sesuai dengan tata bahasa dari bahasa yang bersangkutan. Misalnya bahasa C mengenal kalimat: jumlah++; yang berarti menaikkan harga variabel jumlah dengan angka satu. Tetapi kalimat di atas akan salah jika dikompilasi dengan kompilator bahasa Pascal, karena tidak sesuai dengan tata bahasa Pascal.
Tata Bahasa Dalam Analisis Sintaksis
Dalam analisis sintak, tata bahasa yang digunakan untuk mendefinisikan aturan sintak suatu bahasa disebut tata bahasa bebas konteks (Context Free Grammar).
Tata bahasa ini memiliki empat komponen penting, yaitu :
- himpunan simbol terminal,
- himpunan non-terminal,
- himpunan produksi,
- simbol awal.
Dalam bahasa pemrograman, yang disebut terminal adalah token. Contoh terminal adalah token. Contoh token misalnya kata kunci (keyword) if, while, dan identifier serta bilangan. Sedangkan non-terminal merupakan variabel-variabel sintak yang menyatakan himpunan terminal maupun non-terminal.
Dalam proses parsing terjadi proses penggantian suatu non terminal dengan sederetan himpunan non terminal dan terminal yang berada dalam sisi kanan produksnya. Proses ini disebut sebagai derivasi. Contohnya non-terminal if_stmt merupakan himpunan terminal if, then, else, dan non-terminal expr dan stmt, yang membentuk aturan produksi : if_stmt ?? if expr then stmt else stmt.

Komentar
Posting Komentar